Penelitian Kepuasan Pelanggan

Dengan Hormat

Responden yang terhormat, Saya adalah mahasiswi jurusan Administrasi Niaga Program Studi D-IV Manajemen Pemasaran Politeknik Negeri Malang. Saat ini saya sedang mengadakan penelitian tentang "Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Kue Lapis Tugu Malang".
Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data primer. Oleh karena itu, saya mohon bantuan Saudara untuk berkenan meluangkan waktu mengisi/memberikan jawaban atas beberapa pertanyaan terkait dengan penelitian ini. Apapun yang saudara jawab di kuesioner ini tidak ada jawaban yang salah, namun saya mohon agar Saudara menjawab semua pertanyaan secara lengkap sesuai ketentuan. Atas perhatian dan waktu yang Ibu/Saudari berikan untuk mengisi/memberikan jawaban, Saya ucapkan terima kasih.

Hormat Saya



Anggun Putri Rahayu


https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSf5c5hhdcatu2DmjcAcrj1saXUbJ2XXNbsyLPCVLiSV8Nkd-w/viewform

Surat Formal dan Informal


Surat Formal dan Informal

A. Surat Formal 

     1. Pengertian Surat Formal 
         Surat formal adalah surat yang digunakan untuk keperluan formal/ resmi oleh pihak-pihak tertentu, baik itu perorangan, lembaga, organisasi, atau instansi tertentu untuk saling berkomunikasi satu sama lain secara formal. Surat resmi dibuat dengan kaidah dan aturan yang telah ditentukan, misalnya penggunaan bahasa baku, isi surat harus efektif dan jelas.

     2. Fungsi Surat Formal  
         Fungsi surat formal adalah :
  • Sebagai sarana informasi atau pemberitahuan mengenai hal-hal tertentu yang disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lainnya, misalnya penyampaian gagasan atau pemikiran.
  • Surat resmi dapat berfungsi sebagai bukti tertulis (otentik) dalam bentuk dokumen dimana isinya dapat dipercaya dan dipertanggungjawabkan.
  • Sebagai pedoman kerja dalam melakukan suatu kegiatan atau aktivitas dimana surat resmi tersebut berisi tentang langkah-langkah kerja untuk pekerjaan tertentu.
  • Sabagai alat untuk pengingat bagi si penerima surat baik itu perorangan, organisasi, atau lembaga. Itu sebabnya surat resmi perlu didokumentasikan agar dapat digunakan sebagai data di kemudian hari.
  • Surat resmi juga berfungsi sebagai bukti historis dan bukti kronologis.
    3. Ciri-Ciri Surat Formal 
       Ciri-ciri surat formal adalah :
  • Surat formal menggunakan bahasa baku sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) mulai dari kosa kata, frasa, hingga tata bahasa yang dipakai.
  • Surat formal dibuat dengan bahasa yang singkat, padat, dan efektif, serta mudah dimengerti maksud dan isinya.
  •   Surat formal tidak menggunakan bahasa implisit, tapi bahasa eksplisit.
  • Dibuat dalam bentuk full block atau semi block/ intended block
  • Terdapat kop surat yang menyebutkan pihak yang mengeluarkan surat resmi tersebut.
  • Di dalam surat formal selalu dicantumkan nomor surat, perihal, tanggal, alamat tujuan, dan lampiran bila ada.
  • Surat formal membutuhkan stempel atau cap khusus untuk kondisi tertentu.
  • Surat formal bentuknya sistematis dan dibuat sesuai aturan yang baku. 
   4. Jenis-Jenis Surat Formal
       Jenis-jenis surat formal antara lain adalah :
1.    Surat Keputusan
Surat formal ini bertujuan untuk menyampaikan keputusan dari atasan mengenai hal-hal yang selama ini belum jelas. Umumnya surat keputusan berhubungan dengan suatu instansi atau lembaga. Misalnya surat keputusan pengangkatan pegawai.
2.    Surat Permohonan
Surat permohonan digunakan ketika suatu pihak menyampaikan suatu permohonan kepada pihak lain. Misalnya surat permohonan bantuan dana, surat permohonan perceraian, dan lain-lain.
3.    Surat Perintah
Surat formal yang isinya memberikan instruksi kepada bawahan. Misalnya surat perintah perjalanan dinas, surat perintah untuk lembur, dan lain-lain.
4.    Surat Kuasa
Surat formal yang isinya memberikan kuasa atau wewenang kepada pihak lain. Misalnya surat kuasa untuk pembayaran pajak, surat kuasa pengambilan uang di bank, dan lain-lain.
5.    Surat Panggilan/Undangan
Surat formal yang digunakan untuk memanggil atau mengundang seseorang untuk keperluan tertentu. Misalnya surat panggilan kerja, surat panggilan kepolisian, surat undangan pernikahan, dan lain-lain.



   5. Struktur Surat Formal
       Struktur surat formal adalah :
       a)    Kepala surat/kop surat
       b)    Nomor surat
       c)    Tanggal surat
       d)    Lampiran/perihal
       e)    Alamat tujuan
       f)    Salam pembuka
       g)    Isi surat
       h)    Salam penutup
       i)      Tanda tanggan pengirim surat
            j)   Tembusan  

B. Surat Informal

1. Pengertian Surat Informal
    Surat informal adalah surat yang digunakan untuk berkomuniasi secara pribadi, bersifat tidak resmi, dan berisi tentang masalah pribadi. Surat informal ditulis oleh seorang individu atau perseorangan untuk orang lain atau instansi lain. Oleh karena itu, bahasa dari surat pribadi bersifat pribadi, santai, mudah dipahami, dan komunikatif. Surat pribadi yang dibuat dari seseorang untuk orang lain, misalnya surat bertukar kabar kepada kerabat. Sementara itu, contoh surat pribadi yang dikirim ke suatu instansi, misalnya surat izin tidak masuk sekolah karena suatu hal.

2. Unsur-Unsur Surat Informal
    Unsur-unsur surat informal adalah :
a)    Tempat dan tanggal penulisan surat
b)    Tujuan surat
c)    Salam pembuka
d)    Salam penutup
                    e)  Identitas pengirim surat 





PT YAKULT INDONESIA PERSADA

PT YAKULT INDONESIA PERSADA



1. Profil Perusahaan














2. Sejarah Berdirinya
Sejarah Yakult diawali lebih dari 70 tahun yang lalu, saat ditemukannya satu jenis bakteri asam laktat yang mempunyai manfaat oleh Dr. Minoru Shirota, seorang dokter dan peneliti di bidang   mikrobiologi.   Setelah   berhasil   dikulturkan,   bakteri   bermanfaat Lactobacillus casei Shirota strain ini, digunakan untuk meningkatkan kesehatan kita melalui produk Yakult.
Untuk  menerapkan  Shirota-ism,  dimulai  dari  Jepang  Yakult  terus  menyebarluaskan manfaat Yakult ke seluruh dunia. Diluar Jepang Yakult mulai diproduksi dan dipasarkan di Taiwan pada tahun 1964, kemudian diikuti dengan hal yang sama di negara-negara lainnya di Asia, Australia dan Eropa. Sampai saat ini jaringan global Yakult berkembang meliputi 27 negara dan dikonsumsi sebanyak 25 juta botol setiap hari.
Melalui penggalian terhadap ilmu pengetahuan, Yakult terus berusaha menemukan cara baru untuk membuat hidup kita lebih sehat dan berkualitas.



Untuk mendukung aktifitas ini pada tahun 1967 telah didirikan lembaga pusat Yakult untuk  penelitian  mikrobiologi  (Yakult  Central  Institute for Microbiological  Research) di Tokyo. Institut ini telah menghasilkan sejumlah penelitian dengan hasil yang memuaskan. Beberapa  penelitian  juga  telah  disebarluaskan  kepada  masyarakat.  Untuk  usaha-usaha tersebut, institut ini telah mendapatkan sejumlah penghargaan.

Di institut ini, berlandaskan falsafah Shirota-ism, para peneliti mengabdi untuk mengekplorasi kemungkinan pemanfaatan bakteri berguna untuk meningkatkan kesehatan manusia. Inilah visi Yakult terhadap “life science“
Penelelitian yang dilakukan di Yakult Central Institute meliputi :
• Penelitian dan pengembangan produk-produk makanan.
• Penelitian dan pengembangan produk kosmetik.
• Penelitian dan pengembangan produk farmasi.
• Penelitian bakteri usus.
• Penelitian dan pemberdayaan bahan-bahan bioaktif.
• Penelitian bioteknologi.
• Test keamanan untuk produk dan bahan baku.

3.   Visi Misi 
Visi      : Mengekplorasi  kemungkinan  pemanfaatan  bakteri berguna untuk meningkatkan kesehatan manusia.
Misi     : Sebagai Pelopor Prebiotik minuman Yakult yang sehat yang membantu dalam menjaga usus

4.  Proses Produksi 
Setiap tahapan proses produksi yakult harus memenuhi standar internasional secara ketat dan higenis untuk menjamin kualitas produk, dan proses produksi dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan. Pabrik yakult menggunakan mesin otomatis dan system tertutup, yang merupakan standar bagi seluruh pabrik yakult di penjuru dunia dan seluruh perlengkapan produksi menggunakan bahan stainless stel terbaik yang berkualitas.
Untuk menghasilkan produk yang aman dengan kualitas terbaik. Yakult Indonesia menerapkan proses produksi berdasarkan manajemen keamanan pangan sesuai standar ISO 22000-2005. Selain itu, kami juga mengambil tindakan lebih lanjut dalam menerapkan system manajemen kualitas sendiri yang ketat berdasarkan standar sertifikat tersebut. Dengan demikian perusahaan telah menciptakan jaminan kualitas yang tinggi untuk menghasilkan produk yang aman dan berkualitas baik. Agar menjamin proses produksi serta penanganan produk yakult yang benar-benar higenis, perusahaan menerapkan suatu standar prosedur operasi yang dibakukan. Sebagai contoh pintu masuk karyawan dilengkapi dengan pembersih sepatu otomatis. Selain itu pintu-pintu di ruangan produksi hanya dapat dibuka apabila karyawan telah mensucihamakan kedua tangannya. Setelah itu, sebelum memasuki ruang produksi, karyawan harus melalui air shower yang berfungsi untuk membersihkan pakaian mereka dari kotoran yang menempel.
a)  Proses pembuatan Seed Starter (proses A)

Skim milk powder dan Glukosa dilarutkan dengan air kemudian disterilisasikan dan difermentasikan dengan penambahan lactobacillus case Shirota strain didalam tangki pembibitan 

b)  Proses pembuatan susu fermentasi (proses B)
  • Susu bubuk skim dan glukosa dituangkan ke dalam silo
  • Susu bubuk skim dan glukosa dari silo tank selanjutnya dilarutkan menggunakan air panas didalam Disolving Tank
  •  Setelah proses pelarutan sempurna larutan difilter dan ditransfer ke mesin ultra hight temperature (UHT) untuk disterilkan dengan temperature tertentu. Dari mesin UHT selanjutnya larutan susu steril ini ditransfer ke kultur tank
  •  Untuk mendapatkan warna khas yakult, susu dipanaskan dengan temperature tertentup
  • Proses penambahan seed starter (lihat di proses A) 
  • Proses fermentasi sejak proses seeding sampai didapatkan suatu susu fermentasi sesuai standar mutu yang ditetapkan.
  • Susu fermentasi yang sudah memenuhi standar mutu selanjutnya dihomogensasi menggunakan mesin homogenizer. 
c) Proses pembuatan sirup (proses C)
  •  Sukrosa dibuang kedalam silo tank.
  •   Sukrosa dari silo tank selanjutnya dilarutkan menggunakan air panas didalam dissolving tank.
  • Setelah larut sempurna sirup ditransfer ke mesin UHT untuk disterilisasi. 
d) Proses mixing 1 (proses D)
Proses mixing 1 adalah proses dimana susu fermentasi dari mesin homogenizer (hasil proses B) ditransfer ke storage tank yang sudah berisi dengan sirup steril (hasil proses C). Hasil dan proses ini disebut yakult concentrate (YACON)

e)  Proses sterilisasi air (proses E)
Air yang sudah mendapatkan perlakuan awal selanjutnya disterilisasi dengan mesin ultraviolet dan ditampung sebagai air steril di dalam water tank.

f)  Proses pembotolan dan pengepakan.
  • Botol polystyrene dihasilkan oleh mesin Moulding Yakult dibotolkan secara otomatis oleh mesin pengisi dan ditutup dengan aluminium foil. Setiap botol Yakult mempunyai volume 65 ml.
  • Yakult yang sudah dibotolkan selanjutnya dikemas menjadi kemasan multi yang terdiri dari 5 botol /pak dan dikemas lagi menjadi kemasan repack yang terdiri dari 10 pak multi/pak (=50 botol)
g) Penyimpanan dingin
Yakult yang sudah dikemas selanjutnya disimpan dalam “COLD STORAGE”



5. Proses Pemasaran
a)      Sistem Direct Sales
Sistem pemasaran ini digunakan untuk mendistribusikan yakult ke toko-toko, supermarket, koperasi, kantin dan lain-lain. Distribusi dilakukan menggunakan mobil berpendingin, sampai pada tahun 2007 PT. YAKULT sudah mempunyai 37 cabang yang tersebar di Jawa, Bali, Sumantra, Kalimantan dan Sulawesi.
b) Sistem Yakult Lady
Melalui sistem ini Yakult didistribusikan oleh ibu-ibu rumah tangga kepada masyarakat di lingkungan   tempat   tinggal   mereka.   Ketika   melayani   masyarakat,   Yakult   Lady  juga melakukan propaganda yang berisi tentang penjelasan mengenai manfaat Yakult. Saat ini PT. Yakult  Indonesia Persada memiliki kurang lebih 1100 Yakult Lady yang tersebar di 93 center-center  di  seluruh  Jakarta,  Bogor,  Depok,  Tangerang,  Bekasi,  Serang,  Cilegon, Bandung, Purwakarta, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Bali dan Palembang.
6. Manfaat Yakult 
Manfaat Yaklut bagi kesehatan adalah :
·         Mencegah gangguan pencernaan
·         Meningkatkan daya tahan tubuh
·         Meningkatkan jumlah bakteri berguna dalam usus
·         Mengurangi racun dalam usus
·     Membatasi jumlah bakteri yang merugikan dalam usus.

7.  Stuktur Organisasi








perkenalanku


Hallo guys…. Selamat datang di blogg ku, ini adalah postingan pertama ku hehhehe.. wajarlah baru bikin blog nih. Oke perkenalkan nama ku Anggun Putri Rahayu, biasa di panggil Anggun, Disini aku akan memperkenalan diri  

            Okke  Aku lahir di Ponorogo pada tanggal 19 Juli 2000, Aku anak pertama dari dua bersaudara, hmmm sebenarnya tiga bersaudara sih, tapi adek ku yang nomor dua meninggal saat dia baru lahir, awalnya sedih sih. Tapi mungkin allah berkehendak lain, Allah lebih sayang adek, makanya adek dipanggil duluan. Aku tinggal di Ponorogo tepatnya di Desa Sragi Kecamatan Sukorejo. Aku masuk TK pada umur 5 tahun, aku TK 2 tahun, TK ku adalah TK Dharma Wanita Sragi, jarak dari rumah hanya 1,5 km. Jadi dulu waktu TK sering berangkat pulang jalan kaki. Dulu anak kecil umur 5 tahun pulang sekolah jalan kaki masih biasa aja ya, tapi anak jzaman sekarang kalau n=enggak diantar orang tuanya kebanyakan enggak ada yang mau berangkat sekolah. Setelah aku menempuh pendidikan Taman Kanak-Kanak selama dua tahun. Aku masuk ke Sekolah Dasar hehehehe masa sekolah seragam merah putih yang indah lah ya :v Waktu itu aku ditawarin sama ibuku untuk sekolah SD di desa ku atau di luar desa. Akhirnya aku memilih untuk ke SD yang agak jauh dari rumahku yaitu di SDN 2 Brotonegaran, jarak dari rumahku 3 km, jadi selama 6 tahun aku selalu diantar jemput, selain jauh karena selama 6 tahun aku sekolah pulang jam 3 sore, hehehe serasa full day tapi sabtu tetap masuk. Menurutku masa SD adalah masa dimana seseorang anak hanya mempunyai beban dalam hidupnya adalah PR Matematika hehehe karna dulu waktu SD hanya bersenang-senang maen sama temen seharian. Selama 6 tahun di SD banyak banget pelajaran yang aku dapat, memang sih SD ku negri tapi pelajaran agamanya kuat banget. Kenapa pulang sore karena mulai jam 1 sampai jam 3 itu ada mata pelajaran agama. Jadi selama SD aku tuh punya dua raport yaitu mata pelajaran biasa dan mata pelajaran agama. Alhamdulilah ya dulu SD aku bukan ana yang terlalu bandel, bisa dibilang anak rajin lah hehehe iya lah rajin orang 6 tahun selalu mendapat rangking 3 besar.
            Mungkin masa yang berat di SD itu ketika di kelas 6, dimana harus bekerja keras untuk belajar UN. Suatu ujian yang menentukan kelulusan dan dari hasil itulah kita bisa mencari Sekolah Menengah Pertama yang sesuai dengan nilai kita. Berat sih dulu tiap hari harus les dan selama 2 semester tiap harinya mata pelajaran UN selalu diberikan supaya murid-murid paham dang gampang saat mengerjakan ujian. Di setiap Try Out aku selalu mendapatkan nilai bagus, tapi enggak tau kenapa saat UN aku ngedown padahal aku tau kalau soal itu lebih mudah dari soal-soal try out yang selama ini aku erjakan. Rasanya dunia ini runtuh ketika melihat hasil UN yang kurang memuaskan. Setelah itu aku ditanya sama orang tua mau ngelanjutin di SMP mana, awalnya sih pengennya di SMPN 2 Ponorogo, terus disuruh ikut tes dan masuk kelas bilingual aku enggak mau, Terus aku memilih di SMPN 6 Ponorogo sekolah yang favorit di Ponorogo juga, daftar disana tuh sama orang tua masih disuruh masuk kelas bilingual dan aku kekeh banget enggak mau, tau enggak sih kenapa aku enggak mau masuk bilingual, hehehe alasanya sepele sebenarnya karena aku enggak mau pulang sore :v aku tuh udah capek selama SD 6 tahun sekolah pulang sore, jam untuk maen selalu terpotong gara-gara pulang sekolah sore. Akhirnya aku masuk di kelas regular. Masih semangat-semangatnya anak SD yang baru aja menikmati masa seragam putih biru, seru sihhh masa dimana seorang anak yang mulai beranjak pubertas dan mulai melangkah ke remaja. Tapi anak SMP tuh masih tergolong anak-anak loh ya guys. Masa dimana aku belajar apa sih arti dari sebuah pendewasaan di usia remaja, mungkin masa dimana awal kita mulai tertarik dengan lawan jenis. Masa dimana aku mengerti bahwa teman sejati itu ada di masa SMP. Karena sampai sekarang selama 6 tahun ini merekalah yang pertama kali aku kenal di tahun 2013 yang selalu nemenin aku kalo nongkrong ataupun hunting bareng. Okke kita langsung lanjut ke masa terberat di SMP yah. Masa terberat waktu SMP tuh di kelas 9, hmmm berat banget sih dimana aku dari awal harus memikirkan aku harus masuk e Sekolah Menegah Atas mana.
            Dari awal semester aku udah belajar mati-matian tuh buat UN sampai aku les pulang malam terus, tapi aplah daya semangatku waktu dulu di SMP itu masih tergolong rendah banget, masih sering santai-santai dan masa bodoh akan banyak hal. Endingnya aku mendapatkan hasil UN yang dibawah rata-rata. Dan untuk bisa masuk ke SMA yang aku inginkan aku harus melakukan tes bukan melalui jalur nilai UN. Aku belajar dari awal lagi tuh kira-kira selama 1 bulan aku dirumah full belajar untuk tes, dan Alhamdulillah belajarku 1 bulan itu tidak sia-sia, aku melaksanakan tes di SMAN 3 Ponorogo dan aku lolos tes dengan peringkat 10 dari 180 orang yang lolos tes. Aku seneng banget waktu itu, walaupun sebenarnya dihati kecilku tujuan awalku adalah SMAN 2 Ponorogo dan karena nyaliku untuk ikut tes disana tidak cukup kuat akhirnya aku memilih SMAN 3 Ponorogo. Pertama kali menjalani sekolah sebagai anak SMA tuh awalnya enggak percaya selalu aja dalam hati berkata wahh udah jadi anak putih abu-abu nih, masa dimana kata orang adalah masa-masa paling indah. Tapi selama 3 tahun aku sekolah SMA aku habiskan untuk teun belajar, bisa diatakan dulu tuh prinsip ku aku enggak mau mengulangi kesalahan ku dulu kala. Dimana susahnya nyari sekolahan. Dan waktu itu aku bertekat banget pokoknya aku harus survive di SMA semua langkah yang aku lalui di SMA harus membuahkan hasil yang maksimal. Sering mengeluh itu pastinya ada. Selalu ngeluh saat tugas banyak. Tapi aku kembali semangat dengan tujuan awal aku harus sukses di SMA. Alhamdulillah aku mendapatkan teman yang selalu support dan bisa diajak sharing dan belajar bareng selama 3 tahun. Banyak banget suka duka yang kita lalui bersama. Kita sama-sama mempunyai tujuan yang sama yaitu sukses. Dan alhasil di akhir SMA kita dimudahkan oleh allah untuk mendapatkan Perguran tinggi. Walaupun kami terpisah jauh di 3 kota.Dan aku bener-bener bersyukur aku bisa  lolos PMDK PN dan keterima di Politeknik Negeri m=Malang hanya dengan mengandalkan nilai raportku.